Cara Merawat Peppermint Angelfish

Cara Merawat Peppermint Angelfish

Cara Merawat Peppermint Angelfish – Dipercaya sebagai salah satu ikan dengan harga yang fantastis, ikan yang dihargai Rp. 400 jutaan perekornya ini memang terbukti sangat cantik. Warnanya yang khas yaitu merah terang dan bergaris putih terlihat sangat elegan ketika berlenggok di dalam aquarium. Sayangnya untuk mendapatkan ikan laut ini memang bukan hal mudah, karena hanya bisa didapatkan di kedalaman laut antara 53 hingga 120 m.

Tubuh ikan ini hanya mencapai 7 cm saja, dan ia kerap ditemukan pada terumbu-terumbu karang dan gua-gua. Untuk menangkapnya, dibutuhkan para penyelam dengan peralatan khusus yang tentu saja telah terlatih dengan baik. Tidak semua orang bisa beruntung mendapatkannya. Bayangkan saja, kerugian yang akan dialami bila tidak berhasil merawat atau bahkan menjual kembali ikan ini.

Namun jika ternyata Anda beruntung bisa mendapatkan ikan ini, lantas apa yang sebaiknya Anda lakukan agar Peppermint Angelfish ini bisa bertahan hidup. umpan ikan patin liar

Suhu Akuarium

Seperti halnya ikan-ikan lain yang baru dipindahkan dari habitat aslinya ke dalam tangki akuarium, yang dikhawatirkan adalah ikan tidak beradaptasi kemudian mati sia-sia. Nah, sebelum hal ini terjadi pada ikan mahal Anda, sebaiknya siapkan dahulu akuarium dengan ukuran yang cukup besar dengan suhu yang kurang lebih sama seperti di kedalaman laut.

Selain suhu, selanjutnya adalah pencahayaan yang sebaiknya tidak terlalu terang. Di mana pencahayaan bisa berangsur meningkat setidaknya setelah ikan berada di dalam akuarium selama 7 minggu lamanya. Pastikan juga akuarium di desain sedemikian rupa menyerupai tempatnya tinggal, seperti membuat gua dari tumpukan batu karang juga membuat ceruk serta celah diantaranya.

Makanan

Ini juga merupakan hal yang patut diperhatikan ketika Anda berminat untuk mengoleksi ikan mahal seperti peppermint angelfish ini. Mengubah kebiasaan makanan yang biasa dimakan tentunya bukan hal mudah dan untuk ikan hias ini, Anda bisa memberinya makanan yang berukuran kecil lainnya seperti udang. Anda juga memilihkan makanan ikan yang didalam terkandung udang, campuran telur ikan kecil yang juga bisa dicampur dengan suplemen untuk menjaga kondisinya.

Sekadar menambahkan informasi bagi Anda pecinta ikan hias mahal ini. Bahwa penemu ikan ini adalah Charles J. Boyle yang menemukannya di kedalaman laut di Cook Island. Hingga sebutan lain untuk ikan ini adalah Paracentropyge boylei atau Centyropyge boylei. Tercatat hingga saat ini, Peppermint Angelfish menjadi salah satu penghuni akuarium tertua ketiga yang berada di Amerika Serikat, yaitu Akuarium Waikiki.

Untuk Anda yang tertarik untuk memiliki ikan hias lainnya yang harganya tidak terlalu mahal, bisa memilih ikan-ikan air tawar, seperti Bala Shark, Barbir, Checker barb, Black Tetra, Black Ghost dan masih banyak lagi. Sementara ikan air tawar yang juga langka seperti Botia, Cardinal Tetra atau Congo Tetra juga bisa menjadi pilihan yang menarik.

Pada dasarnya, tidak saja ikan mahal seperti Peppermint Angelfish, namun ikan-ikan hias lainnya membutuhkan akuarium yang cukup luas. Dengan suhu air yang tetap terjaga dan kebersihan akuarium yang tetap harus diperhatikan. Sebagai catatan, agar air akuarium tidak mudah kotor maka sebaiknya tidak memberi makan terlalu banyak dan sering yang menyebabkan kotoran ikan semakin mudah ditemukan.

Itulah cara merawat ikan Peppermint Angelfish, Masih banyak jenis ikan mahal yang tercatat di dunia ini. Salah satunya tentu saja ikan Arwana Platinum yang menembus angka 5,5 Miliar rupiah. Lantas bagaimana proses merawat ikan yang satu ini, ya!